Skip to main content

Popular posts from this blog

Tangisan Pilu dari Sang Derita

Puisi Sakit hati melihat tanah nenek moyang dihancurkan Sesak nafas meratapi nasib kian membara Amarah berkobar-kobar dengan tangisan pilu Rintihan penderitaan tak kunjung reda hingga kapanpun Sampai kapan wahai manusia  laknat membuat penderita ini terus berlangsung? Tak punya hatikah kalian? Tak punya otakkah kalian? Sebahagiakah kalian menyiksa sesamamu? Keserakahanmu akan membuatmu menderita Keegoisanmu akan menimpamu Kesulitanmu akan mendatangimu Karmamu akan kau jemput dikemudian harinya Kalian akan merasakan sebagaimana yang kami rasakan Kematian akan ada bagi yang bernyawa Wahai manusia edan! Siapa yang salah atas penderitaan ini? Keindahan alam semakin hilang  Hutan-hutan dilahap oleh manusia rakus Harta benda dicuri terang-terangan tanpa malu oleh penjajah negari Pilu menyayat hati terluka  Tangisan kian membara Sedangkan, para penjajah berfoya gembira  Dibawah erangan kesengsaraan rakyat Bumi Pertiwi ini Pengusaha tidak dapat percaya Hukum tidak dapat meng...

Analisis Penggunaan Prefiks ke-, Surfiks -ir dan Sufiks-isasi

sumber Pinterest A. Penggunaan Prefiks ke- 1. Aku tak sengaja kebawa pita rambut. Kesalahan kalimat di atas pada kata kebawa . Kesalahan tersebut terjadi karena kekurangan cermatan dalam memilih prefiks yang tepat. Pada umumnya dipengaruhi bahasa daerah misalnya Jawa dan Sunda. Dalam bahasa Indonesia, penggunaan prefiks ke- tidak ada, namun yang ada cuman prefiks ter-,  (Setyawati, 2010: 63). Jadi kata yang tepat adalah terbawa . Perbaikan: Aku tak sengaja terbawa pita rambut. 2. Saat mengendarai sepeda, kepala Gali kebentur dengan tembok. Kesalahan kalimat di atas pada kata kebentur . Kesalahan tersebut terjadi karena kekurangan cermatan dalam memilih prefiks yang tepat. Pada umumnya dipengaruhi bahasa daerah misalnya Jawa dan Sunda. Dalam bahasa Indonesia, penggunaan prefiks ke- tidak ada, namun yang ada cuman prefiks ter-,  (Setyawati, 2010: 63). Jadi kata yang tepat adalah terbentur . Perbaikan: Saat mengendarai sepeda, kepala Gali terbentur dengan tembok. 3. Wajah...